Wednesday, June 28, 2017

MATERAI KE ENAM TELAH DIBUKA


Hagai 2:6-7, "Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; "

Tahun 2017 menjadi tahun dimana goncangan dalam segala hal akan semakin kuat. Bagaimana tidak, di akhir 2016 lalu ... itulah yang Tuhan nyatakan tentang tahun 2017: "Goncangan akan semakin kuat". Ditambah lagi, Tuhan juga menyatakan bahwa materai ke enam telah dibuka.

Wahyu 6:12, "Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah."

Karenanya, di tahun 2017 dunia akan menyaksikan datangnya 'gelombang demi gelombang' bencana materai ke-6 dari sejak awal tahun. (Dan menurut pendapat saya pribadi ... datangnya gelombang-gelombang tersebut akan terus berlanjut hingga tahun 2018, dan mungkin ... hingga tahun 2019)
Berikut adalah daftar lengkap bencana materai ke enam:
- Gempa bumi yang dahsyat
- Matahari menjadi hitam
- Bulan menjadi merah bagaikan darah
- Bintang-bintang (meteor) berjatuhan
- Langit lenyap
- Gunung dan pulau-pulau bergeser.


BEBERAPA GELOMBANG AWAL

Di bulan Maret lalu, ada peristiwa yang nampaknya merupakan gelombang awal dari salahsatu bencana materai ke enam, yaitu berjatuhannya meteor-meteor ke bumi. Peristiwa tersebut terjadi di beberapa tempat di dunia, yaitu peristiwa 'bola api'.
Bola api terlihat meluncur dan meledak di udara tidak terlalu jauh dari permukaan tanah, serta terdengar bunyi dentuman.
Sementara itu, peristiwa terbukanya lapisan atmosfir matahari sehingga terbentuk lubang-lubang yang disebut 'coronal hole', belakangan ini telah menjadi pembicaraan juga mencemaskan banyak orang. Pernah terjadi, besarnya coronal hole mencapai setengah dari permukaan matahari. Dan di bagian coronal-coronal hole ini permukaan matahari tampak gelap. Mungkinkah peristiwa ini juga merupakan gelombang awal dari akan terjadinya matahari menjadi hitam? Mungkin saja.



TEGUHKAN DAN KUATKAN HATI

Salahsatu sikap penting yang perlu kita perhatikan di tahun 2017 adalah menguatkan dan meneguhkan hati. Sikap ini akan menentukan kemenangan kita. Dari sejak tahun-tahun lalu, Roh Kudus terus mengingatkan agar saya tidak berhenti melatih diri menguatkan dan meneguhkan hati. Dan perihal sikap yang satu ini saya seringkali menyampaikannya di pertemuan-pertemuan lokal kami, atau pertemuan bulanan Komunitas Hikmat Profetik, PROPHETIC WISDOM MEETING, juga di berbagai seminar atau ibadah-ibadah di mana saya diminta untuk mengajar.

Yosua 1:9, "Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi." 

Kemampuan kita untuk menguatkan dan meneguhkan hati harus terus berkembang seiring berkembangnya tingkat kesulitan masalah dan tantangan yang muncul di tahun-tahun belakangan dan ke depan. Karena salahsatu strategi yang makin gencar dilakukan iblis terhadap umat Tuhan di seluruh dunia adalah 'pelemahan hati'. Caranya dengan menembakkan 'panah-panah api' ke dalam pikiran. Bentuk riil dari panah-panah api ini adalah intimidasi. Terutama di tengah goncangan segala sesuatu yang sedang berlangsung.

Efesus 6:16, "... dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat," 

Hari-hari ini, setan-setan sedang menghujani umat Tuhan dengan panah berapi tanpa henti. Intimidasi demi intimidasi 'mendarat' di dalam pikiran kita setiap hari. Akibatnya tanpa kita sadari 'suhu' otak kita makin sering 'memanas' ... dan kemudian bila kita gagal mengantisipasi dengan iman intimidasi-intimidasi tersebut, maka hati kita juga akan melemah. Setelah hati kita melemah, perkataan & sikap hidup kita juga akan melemah alias negatif, dampaknya kemudian keadaan hidup kita juga akan negatif. 

Tahukah Anda bahwa prosentase kekalahan kita terhadap iblis bila ter-intimidasi oleh panah api si jahat mencapai 50 % ?!  Ya ... percaya atau tidak itulah kenyataannya. Maka, bertekunlah dalam meneguhkan & menguatkan hati saudara di tahun ini.


Saturday, October 8, 2016

KEGONCANGAN SEGALA SESUATU


Di tahun 2015 kehancuran dan keruntuhan terjadi di mana-mana dan di banyak bidang kehidupan lebih dari yang bisa kita bayangkan. Kehancuran dan keruntuhan memang sudah terjadi di tahun 2014, tapi yang terjadi di tahun 2015 hingga 2016 melampauinya. Dan penyebab dari Situasi yang sangat buruk ini hanya satu, segala sesuatu sedang digoncangkan. Bukan hanya bumi yang digoncang, tapi langit juga ... bukan hanya darat tapi laut juga. Akibatnya, bencana dan masalah akan terus mengalami peningkatan dimana-mana, termasuk juga fenomena-fenomena alam di langit, laut dan darat yang janggal alias tidak terjelaskan.  

Hagai 2:7, Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: "Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat;"

Salahsatu pesan Tuhan yang saya terima di tahun 2014 adalah di tahun 2015 Tuhan menggoncang segala sesuatu. Dan di tahun 2016 ini nampaknya Tuhan masih terus menggoncang. Apalagi belum lama Tuhan menyampaikan bahwa tahun depan (2017), goncangan akan semakin kuat.
Percaya atau tidak, 'menggoncang segala sesuatu' merupakan janti Tuhan pada umat-Nya yang sedang Ia tepati. Simak sekali lagi ayat di atas dengan seksama. 

Tujuan dari janji tersebut tentu ada. Tuhan kita adalah Tuhan yang selalu memiliki tujuan dibalik tiap tindakan-Nya. Pertama, Ia ingin membuktikan kekuatan dari kerajaan Allah. 

Ibrani 12:26-28, Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga." Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan.


Tujuan kedua, pemindahan kekayaan yang terakhir di akhir zaman.

Hagai 2:8, "Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam." 
Perlu dipahami, berdasarkan dua tujuan tersebut maka kita tahu bahwa kegoncangan segala sesuatu tidak ditujukan pada umat Tuhan, sama seperti 10 tulah di Mesir juga tidak ditujukan pada bangsa Irael. 
Namun sayangnya kenyataan yang terjadi belakangan ini memperlihatkan, banyak umat Tuhan yang tergoncang ... padahal mereka telah menerima Kerajaan Allah. Mengapa demikian? Jawabannya sederhana, karena mereka tidak menerapkan prinsip-prinsip yang berlaku dalam Kerajaan Allah. 

Ibrani 12:28, "Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut." 
Lukas 21:11, "... dan akan terjadi gempa bumi yang dahsyat dan di berbagai tempat akan ada penyakit sampar dan kelaparan, dan akan terjadi juga hal-hal yang mengejutkan dan tanda-tanda yang dahsyat dari langit." 

Di tengah-tengah situasi dunia yang sedang memburuk, seharusnya kemuliaan Tuhan makin terlihat melalui umat Tuhan, karena mereka hidup dalam Kerajaan Allah yang tidak tergoncangkan. Bila hal itu tidak terjadi juga melalui sebagian umat Tuhan, itu pertanda mereka tidak menerapkan prinsip-prinsip Kerajaan Allah.

Bagaimanapun juga, bila kita yang telah berada dalam Kerajaan Allah tidak menerapkan prinsip-prinsip yang berlaku di dalamnya, maka kita tidak akan menikmati kekuatan dahsyat dari Kerajaan Allah.


Sunday, January 3, 2016

BADAI YANG LEBIH BESAR dan GARIS FINISH


Amos 3:7, "Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi."

Di awal Desember 2015 ... Tuhan menyampaikan dua hal yang berhubungan dengan tahun 2016. Pertama, Ia menyatakan: "Badai akan bertiup makin keras, umat-Ku yang tidak berpegang makin kuat pada-Ku akan jatuh".

Secara sederhana, pesan Tuhan ini menyiratkan akan datangnya badai yang besar di tahun 2016, lebih besar dari yang sudah datang di tahun 2015.
Nuansanya senada dengan pernyataan Tuhan yang saya terima beberapa bulan sebelumnya, bahwa 'gelombang' goncangan yang besar sedang datang ... 
Seperti yang kita ketahui bersama, di sepanjang tahun 2015 bencana dan masalah terus alami peningkatan ... terutama setelah munculnya blood moon. Dan peningkatan tersebut masih akan terjadi di tahun 2016.
(Warning: kehancuran ekonomi akan segera terjadi dalam waktu dekat)


Masalahnya, ada sebuah kenyataan: banyak umat Tuhan yang makin berpegang pada perlindungan uang dan bukan pada Tuhan. Padahal kekuatan uang untuk melindungi pemiliknya sedang alami keruntuhan.
Kunci kemenangan kita di tahun 2016 terletak pada tingkat (kadar) ketergantungan kita pada Tuhan. Mereka yang tidak mengembangkan ketergantungannya pada Tuhan di tahun 2015 akan jatuh di tahun 2016.

Amsal 3:5, "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri."

Hal kedua yang Tuhan nyatakan: "Garis finish sudah dekat, jangan berhenti berlari." Pesan Tuhan ini berhubungan dengan kedatangan Tuhan kedua tahap pertama ... pengangkatan (rapture). 'Pengangkatan' adalah peristiwa di mana Tuhan Yesus akan menjemput dan mengangkat gereja-NyaPerlu diketahui, bahwa peristiwa pengangkatan ini sudah lebih dekat dari yang bisa kita perkirakan. 
Bagi orang-orang kristen yang telah siap sedia, pengangkatan merupakan garis finish, mereka akan segera menerima upah (piala yang telah disediakan). Dan karena waktu pengangkatan sudah terlalu sangat dekat, jangan pernah menyerah atau seumpama seorang pelari yang sedang berlari dalam lintasan, teruslah berlari hingga garis finish.  

2 Timotius 4:7  Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. 


loading...

Monday, December 7, 2015

HYPER TAURAT


Belakangan ini ... gereja Tuhan sedang 'diserbu' oleh ragi (pengajaran / pemahaman) yang dikenal sebagai 'hyper grace'. Hyper grace sebuah pengajaran tentang anugerah yang mengalami distorsi hingga mengabaikan kebenaran-kebenaran lain dalam Alkitab. Sehingga telah menyebabkan beberapa umat Tuhan tidak lagi mengejar kekudusan ataupun melakukan peperangan rohani.
Pengajaran ini memang sangat berbahaya, hingga beberapa gereja Tuhan segera bergerak untuk menahannya agar tidak merembes dalam jemaat. 

Tindakan ini tentu sangat baik dan harus dilakukan, namun sayangnya tidak semua dari gereja tersebut mengetahui bahwa 'musuh' yang lain telah berhasil merembes masuk, bahkan 'menguasai' gereja jauh sebelum datangnya 'hyper grace' ... dan musuh tersebut adalah 'hyper taurat'.
Yang tidak disadari, 'hyper grace' justru jadi mudah menyerbu karena gereja lengah dan tidak menahan 'hyper taurat' sebelumnya. Ironis ....

Ada gereja-gereja yang hari ini telah begitu dipenuhi dengan 'taurat' (peraturan/hukum) dan hukuman. Hyper taurat telah 'merasuk' dalam sendi-sendi mereka. Akibatnya gereja-gereja tersebut tidak lagi 'berjalan' dengan anugerah dan kuasa Tuhan tapi dengan sistem. Semua acara dan program gereja memang berjalan dengan baik, tapi jemaat dan aktifis gereja makin tidak mengenal apa itu anugerah dan kuasa Tuhan, akibatnya gereja bukan lagi organisme tapi organisasi semata. Di sisi lain, intimidasi dan manipulasi menjadi 'bahasa' yang dipakai dalam kehidupan ber-gereja, dan akhirnya roh ketakutan pun mendapat tempat yang makin luas.

2 Timotius 1:7, "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban."

(ciri lain dari gereja yang terjangkit hyper taurat = hampir semua masalah dalam gereja di atasi dengan peraturan. Maka seringkali akan muncul peraturan-peraturan baru, seiring munculnya masalah-masalah baru)


CELAH / PINTU BAGI ROH KETAKUTAN

Roh ketakutan ... jenis roh jahat yang bisa menimbulkan ketakutan. Namun roh jahat ini seharusnya tidak bisa masuk dan bekerja di dalam sebuah gereja, karena Tuhan memang tidak memberikan roh ketakutan, kecuali .... pemimpin dari gereja yang bersangkutan membuka celah/pintu bagi sang roh ketakutan.
Kapankah seorang pemimpin gereja membuka celah/pintu bagi roh ketakutan? Ketika sang pemimpin membiarkan peraturan (sistem) melebihi porsi yang sewajarnya. Peraturan (sistem) memang dibutuhkan untuk mengatur manusia, namun ia tidak boleh melampaui anugerah Tuhan dalam gereja.

Salah satu strategi iblis untuk melumpuhkan gereja Tuhan adalah dengan meniupkan 'angin lembut' hyper taurat ke dalam hati para pemimpin gereja (bukan jemaat). Dan ketika para pemimpin terbujuk, maka tanpa mereka sadari secara bertahap membiarkan porsi peraturan makin bertambah dalam gereja dari waktu ke waktu. Lalu melalui intimidasi dan manipulasi, para pemimpin pun mulai mengendalikan aktifis dan jemaat dengan ketakutan. Puncaknya, Tuhan tidak akan lagi mendapat untuk memimpin gereja-Nya.
Apakah gereja yang seperti ini gereja yang sehat? tentu saja tidak.

Ada beberapa pemimpin jemaat (gereja) awalnya bersandar pada anugerah Tuhan dalam menggembalakan jemaat Tuhan. Namun di beberapa waktu kemudian tanpa mereka sadari mereka mengalami pergeseran, mereka bersandar pada peraturan (sistem).

Besarnya sebuah gereja tidak memperlihatkan bahwa gereja tersebut dipimpin oleh Tuhan sepenuhnya. Sebaliknya, ada beberapa gereja yang tidak terlalu besar, jumlah jemaat juga tidak terlalu banyak, namun Tuhan begitu leluasa memimpin gereja tersebut. Gereja yang demikian tentu saja akan dapat memancarkan kemuliaan Tuhan dengan luarbiasa.

Hyper grace memang harus dicegah dan ditentang, namun hyper taurat juga harus dikenali dan diwaspadai.
Bila Anda yang sedang membaca artikel ini adalah seorang pemimpin jemaat ... dan Anda mungkin sedang 'getol' melawan datangnya hyper grace, saran saya kenali apakah gereja yang sedang Anda gembalakan sudah terjangkit hyper taurat atau belum. Bila belum ... tetaplah berjaga-jaga ....





hikmat profetik 2012, 2013, 2014, 2015, 2016
grup FB >> HIKMAT KEUANGAN